Rabu, 31 Oktober 2012

Perumpamaan tentang domba yang hilang (Lukas 15:1-10)

Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Inisiatif pencarian domba dan dirham yang hilang ada pada pemiliknya. Ini menggambarkan inisiatif Allah mencari orang yang hilang (Allah peduli menyelamatkan orang berdosa).

Komitmen:
Saya mau terlibat mencari orang yang hilang.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Yesus mengasihi orang berdosa. Allah ingin menyelamatkan orang berdosa.

Komitmen:
Dengan pertolongan Tuhan, saya mau menyambut kasih Yesus ini dengan mulai bergumul membenci dosa-dosa saya yang tidak kasat mata orang


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Yesus datang ke dunia untuk orang berdosa seperti saya. Malaikat disurga akan bersukacita bila ada orang berdosa yang bertobat.

Komitmen:
Memperbarui penyerahan dan perlu pertobatan setiap hari.


Sdr. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Seringkali saya mengabaikan pertobatan jiwa (Acara baptisan). Saya juga merasa sedih ketika di Ladang penginjilan (Mission Field) hanya ada 1 baptisan. HAri ini saya diajarkan bukan masalah kuantitas baptisan tetapi kualitassaya melayani. Apakah saya sudah sepenuh hati untuk mencari yang hilang?

Komitmen:
Mendoakan orang - orang yang hilang.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Kebiasaan orang berdosa dan pemungut cukai datang kepada Yesus untuk mendengar Dia (Ayat 1). lalu apa yang menjadi kebiasaan saya?

Janji Tuhan:
Mencari saya yang hilang.

Komitmen:
Selalu datang kepada Yesus dan mendengar firmanNya melalui meditasi Alkitab.

Orang kaya dan Lazarus yang miskin (Lukas 16:19-31)

Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Pengalaman orang kaya di alam maut mengingatkan saya supaya peduli kepada sesama, teristimewa kepada orang lemah sehingga pengalaman Lazarus bersama Abraham menjadi pengalaman saya.


Janji Tuhan:

Menjadi anak-anak Abraham.

Komitmen:
Saya mau peduli terhadap sesama.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Orang kaya ini baru ingat keselamatan keluarganya setelah ia berada di alam maut. Menginjil keluarga haruslah yang pertama saya lakukan.

Janji Tuhan:
Keselamatan bagi orang yang memperhatikan kesaksian Musa dan para Nabi tentang Yesus.

Komitmen:
Tetap memperhatikan keselamatan anggota keluarga saya yang pertama kemudian orang lain.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Cerita tentang orang kaya dan Lazarus itu memperingatkan saya untuk perhatikan orang yang menderita disekitar kita selagi saya bisa.

Janji Tuhan:
Allah kasih adanya.

Komitmen:
Mengasihi Allah dengan sepenuh hati dan mengasihi sesama.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Yesus mengingatkan saya untuk memperhatikan sesama khususnya yang malang seperti Lazarus.

Janji Tuhan:
Allah akan memberi upah.

Komitmen:
Saya mau memperhatikan dan mempraktekan nasihat firmanNya pagi ini dan meminta Allah memberikan hati berbelas kasihan yang murni.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Selama masih hidup sebaiknya saya mendengar kesaksian itu, yaitu yang tertulis di Alkitab dan mempraktekannya.

Janji Tuhan:
Upah bagi yang setia.

Komitmen:
Belajar mendengar kesaksian itu dan menerapkannya dalam hidup saya. Amin.


Bpk. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Mujizat orang mati dan bangkitpun tidak bisa menobatkan kedegilan hati. Sering saya melihat mujizat secara langsung, tetapi hampir sesering itu pula saya melupakannya.

Janji Tuhan:
Keselamatan telah diberikan. Petunjukpun telah diberikan dalam Alkitab.

Komitmen:
Mempelajrai Alkitab lebih lagi, mengimaninya dan melakukannya.

Nasihat (lukas 16:10-18)

Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
"Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar."

Komitmen:
Saya mau mengubah kebiasaan saya dalam berbakti kepada Allah, khususnya dalam menyucikan sabat.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Yesus menegur orang Farisi, hamba uang yang munafik itu dengan berkata: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu" (Ayat 15). Hamba uang bisa seperti hamba Allah karena membenarkan diri di hadapan orang dengan cara khotbah, berdoa dan memuji Tuhan dihadapan orang.

Janji Tuhan:
Surga bagi yang setia.

Komitmen:
Setia sampai mati.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Tuhan memerlukan orang-orang yang berkomitmen dan mempunyai integritas yang tinggi. Apakah saya sudah mencapai standar tersebut?

Janji Tuhan:
Allah menilai dengan adil dan jujur.

Komitmen:
Setia dalam melakukan tugas dan tanggungjawab.

Perumpamaan tentang bendahara yang tidak jujur (Lukas 16:1-9)

Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Bertanggung jawab dengan segala urusan tidak seperti bendaharawan yang tidak jujur.

Komitmen:
Melakukan yang benar dengan motif dan cara yang benar agar bisa mempertanggungjawabkan segala urusan dengan benar.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Apa yang membuat saya layak masuk kemah abadi? pada saat saya tidak bergantung pada mamon, tetapi hanya kepada Tuhan saja saya harus bergantung.

Janji Tuhan:
Tuhan tetap menerima saya pada saat saya kembali kepadanya.

Komitmen:
Belajar bergantung kepadaNya. Amin.


Selasa, 30 Oktober 2012

Perumpamaan tentang anak yang hilang (Lukas 15:11-32)



Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Domba dan dirham yang hilang tidak mengerti untuk jalan pulang, tetapi anak yang hilang itu tahu jalan pulang ke rumah bapanya. Saya yang sesat didunia ini apakah tahu jalan pulang ke rumah Bapa?

Janji Tuhan:
Hidup kekal di Rumah Bapa.

Komitmen:
Berjalan di jalan yang disediakan Bapa agar tidak tersesat.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Kata anak sulung "Telah bertahun-tahun aku melayani bapa..." (Ayat 29) tetapi tidak punya kasih kepada saudaranya. Tidak ada gunanya saya rajin melayani pekerjaan Tuhan jika saya tidak memiliki kasih kepada saudara atau saudariku. 

Janji Tuhan:
Ada kasih dan pengampunan bagi orang hilang yang bertobat.

Komitmen:
Berusaha mendahulukan kasih dalam pelayanan.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Terlibat dalam kegiatan - kegiatan gereja kadang menipu saya dan kurang menyadari kebutuhan untuk bertobat.

Janji Tuhan:
Menerima pertobatan dengan sukacita.

Komitmen:
Saya mau cari pertolongan Roh Kudus untuk menyadarkan saya akan kebutuhan pertobatan setiap hari dan bertumbuh dalam Yesus.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Saya melayani dengan sekuat tenaga, tetapi sering saya tidak memahami hati Bapa. Bapa sangat berduka memikirkan anakNya yang hilang sedangkan saya sudah merasa memberikan yang terbaik dan merasa jauh lebih baik dari anakNya yang hilang.

Janji Tuhan:
Semua kepunyaan Bapa adalah kepunyaan saya.

Komitmen:
Belajar memahami keinginan Bapa sesungguhnya di dalam kehidupan saya.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Mengapa anak itu kembali? Karena dia menyadari keadaannya. Demikian juga saya harus menyadari keadaan saya yang tidak berdaya dan hanya Bapa yang saya perlukan.

Janji Tuhan:

Menerima saya dengan penuh sukacita.

Komitmen:
Mengintrospeksi diri saya bahwa yang menjadi kebutuhan utama saya adalah bangkit dan datang kepada Bapa.

Selasa, 23 Oktober 2012

Segala sesuatu harus dilepaskan untuk mengikut Yesus (Lukas 14:25-35)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Mengikut Yesus harus seutuhnya, tidak boleh setengah-tengah. Untuk menjadi garam (pelayan Tuhan), saya harus terlebih dahulu bertobat dan berpegang teguh pada firman Tuhan, supaya apabila firman itu saya sampaikan, orang - orang benar-benar terberkati.

Komitmen:
Setiap hari dibarui dengan firman Tuhan.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Saya diingatkan untuk membayar harga menjadi seorang murid Yesus yang sejati. Menjadikan Dia segalanya dan terutama dalam hidupku. Atau saya menjadi garam tawar tak berguna yang hanya sekedar mengaku murid Yesus.

Komitmen:
Saya mau belajar membayar harganya untuk menyisihkan waktu terlibat dalam pekerjaan Tuhan semaksimal mungkin.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Yesus jalan Pendamaian kepada Allah. Mengikut Allah berarti melepaskan keinginan daging dan taat akan perintahNya.

Komitmen:
Mau mengikut Yesus dan berjuang setiap keinginan daging.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Mengikut Yesus harus keputusan yang pasti yang siap pikul salib dan menjadikan Yesus yang terutama dari segalanya.

Janji Tuhan:
Yesus menjadi Tuhannya bila siap pikul salib.

Komitmen:
Menyiapkan hati untuk dibentuk agar siap pikul salib.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Menjadikan Yesus yang utama dalam hidup saya.

Janji Tuhan:
Saya dapat menjadi muridNya.

Komitmen:
Mengintrospeksi diri, apakah saya sudah memenuhi standar Yesus atau belum. Ya Tuhan tolong saya untuk memenuhi standar itu. Amin.

Senin, 22 Oktober 2012

Siapa yang harus diundang & Perumpamaan tentang orang-orang yang berdalih (Lukas 14:12-17)

Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Mengadakan perjamuan bukan supaya dipuji atau mengharapkan balasan dari orang yang diundang, tetapi sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan. Saya akan mengundang orang dengan tidak pandang bulu.

Janji Tuhan:
Berbahagia dijamu dalam kerajaan Allah.

Komitmen:
Konsisten dengan amaran pada pagi ini.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Nasehat Yesus pagi ini, saya perlu memiliki motif yang murni dan tulus kalau mengadakan "perjamuan" tanpa memiliki harapan untuk mendapat balasan dan atau pujian manusia.

Janji Tuhan:
Perjamuan di surga.

Komitmen:
Saya mau minta Tuhan mengubah saya sesuai pesanNya pagi ini.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Yesus mengajarkan bila berbuat sesuatu kepada sesama jangan mengharapkan balasan dari mereka (Berbuat kasih).

Janji Tuhan:
Upah besar pada hari kebangkitan.

Komitmen:
Saya akan berbuat baik kepada sesama teristimewa kepada yang papa dan lemah.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Prinsip memberi adalah jangan pernah harapkan balasan karena Tuhan yang akan membalas.
 Sering saya baik kepada orang-orang yang baik kepada saya saja.  (Sama saja mengharapkan imbalan).

Janji Tuhan:
Upah dari Tuhan.

Komitmen:
Belajar untuk baik kepada orang yang tidak saya suka.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Suatau perjamuan akan sukses dan membuat bahagia serta kebanggan jika yang datang orang-orang terhormat dan kaya. Tetapi Tuhan mengajarkan ukuran kebahagiaan dan kesuksesan sebuah perjamuan adalah mengundang orang yang tidak bisa membalasnya, tetapi Tuhan yang membalasnya.

Janji Tuhan:
Memberi upah pada saat kebangkitan.

Komitmen:
Saya harus belajar apa standar kesuksesn dan kebahagiaan menurut Tuhan bukan saya.