Kamis, 18 Oktober 2012

Menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat (Lukas 13:10-17)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Sudahkah saya bertemu dengan Yesus untuk dilepaskan dari setan? Atau justru saya sendiri yang menghindar dari Yesus.

Janji Tuhan:
Yesus sanggup melepaskan dari jeratan setan.

Komitmen:
Temukan Yesus dalam setiap pergumulan.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
18 Tahun ibu itu sakit, 18 tahun juga tidak ada yang peduli dengan dia. Tetapi Yesus tahu ekbutuhan dia yaitu kesembuhan.

Janji Tuhan:
Ada kesembuhan dalam Yesus.

Komitmen:
Bersaksi kepada orang lain bahwa saya telah disembuhkan.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Bagi Orang yahudi hukum sabat lebih penting daripada manusia. Tetapi kalau melanggar hari sabat demi hewan boleh. Inilah yang disebut Yesus munafik.

Janji Tuhan:
Dalam Yesus ada kesembuhan dan keselamatan.

Komitmen:
Setia menguduskan sabat namun tetap mengasihi manusia juga.

Selasa, 16 Oktober 2012

Perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah (Lukas 13:6-9)



Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Pohon yang tidak berbuah: percuma hidup. Sudah dirawat oleh pengurusnya 3 tahun tetapi tidak berbuah. Anggota yang tidak berbuah kebaikan percuma diurus di gereja.

Janji Tuhan:
Kesempatan kedua. "Biarkanlah ia tumbuh tahun ini lagi." (Ayat 8)

Komitmen:
Tetap mengurus kebun anggur Tuhan dan memberi kesempatan kedua bagi yang hanya NATO (Daun lebat tanpa buah).


Bpk. L SIjabat

Aplikasi:
Pengurus kebun ini adalah hamba yang setia yang mau bekerja keras merawat, memelihara, memupuk pohon itu sehingga memungkinkan untuk berbuah (Ayat 8). Contoh buat saya untuk giat dalam pekerjaan Tuhan.

Janji Tuhan:
Tuhan itu murah hati.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Saya mau bersyukur kepada Allah karena Ia belum menebang saya walaupun waktunya sudah lebih dari 3 tahun.

Janji Tuhan:
Barangsiapa tinggal dalam Yesus akan berbuah lebat.

Komitmen:
Saya mau tinggal dalam Yesus supaya berbuah.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Pohon Ara yang diberi pupuk itu tidak juga menghasilkan buah. Itu seumpama bangsa Israel yang mendapat tulah berkali-kali tetapi menerima mujizat dari Tuhan. Dan mereka tetap berbuat jahat di mata Tuhan.

Janji Tuhan:
Tuhan memanggil orang berdosa untuk bertobat.

Komitmen:
Peka akan panggilan surga.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Pengurus = Penginjil, Pohon Ara= Lawatan penginjil sejati.
Benar - benar memperhatikan keselamatan jiwa para lawatannya. Beroda dan berusahaa sungguh-sungguh. Tidak hanya sekedar menjalankan perintah Tuhan, tetapi benar - benar mempunyai beban untuk keselamatan orang lain.

Janji Tuhan:
Tuhan masih memberikan waktu untuk bertobat.

Komitmen:
Berdoa untuk mempunyai beban penginjilan.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Apakah saya sudah berbuah untuk Tuhan?

Janji Tuhan:
Memberi kesempatan kepada saya.

Komitmen:
Mau berbuah demi Tuhan. Ya Tuhan tolong saya agar berbuah. Amin.

Menilai zaman (Lukas 12:54-59)

Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Yesus berkata kepada orang banyak: "... Hai orang munafik..." (Ayat 56). Berani menyebut kesalahan orang banyak dengan tegas. Saya suka cara Yesus seperti ini. Inilah kebutuhan dunia saat ini, Ellen G White menyebut dosa dengan namanya yang benar.

Janji Tuhan:
Yesus pasti datang.

Komitmen:
Setia mengumandangkan tanda-tanda kedatangan Yesus yang keduakali.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Tuhan memberikan saya otak bukan hanya untuk berpikir untuk hidup saya, tetapi supaya saya berhikmat dan bijaksana dalam menyelidiki firmanNya dan waspada terhadap hal-hal yang dapat menjauhkan diri dari Tuhan.

Komitmen:
Saya harus menggunakan segala sumber daya yang saya punya untuk kemuliaan bagi nama Tuhan.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Mengapa Yesus meminta menilai zaman? Alkitab memberi tanda-tanda zaman untuk memberikan info kepada pelajar-pelajar Alkitab tentang apa yang terjadi. Ini memberi pelajaran pada saya untuk percaya kepadaNya bahwa tanda-tanda itu akan terjadi dan saya harus mempersiapkan diri.

Janji Tuhan:
Tuhan selalu memberitahu tentang apa yang terjadi kepada saya melalui Alkitab.

Komitmen:
Tetap konsisten belajar Alkitab.

Senin, 15 Oktober 2012

Dosa dan penderitaan (Lukas 13:1-5)

Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Tubuh memang lemah dan cenderung berbuat dosa, tetapi Yesus berkata bahwa percaya terus dan berharap dan minta kekuatan padaNya.

Janji Tuhan:
Hidup kekal bagi yang bertahan dalam Yesus.

Komitmen:
Berharap terus dan minta kekuatan.


Sdri. Frida Hasibuan

Aplikasi:
Yesus tidak mempersoalkan besar kecilnya dosa. Ia inginkan pertobatan yang sungguh.

Janji Tuhan:
Yesus mau mengampuni dosaku.

Komitmen:
Bertobat dengan sungguh-sungguh.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Untuk menghindar kematian yang tidak wajar, pertobatan dibutuhkan. Yesus juga ingin saya bertobat.

Janji Tuhan:
Yang bertobat akan mendapat janji pengharapan hidup kekal.

Komitmen:
Bertobat dengan sungguh-sungguh dan tetap setia kepada Tuhan.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Dosa adalah dosa. Tidak ada dosa besar atau kecil. Upah dosa ialah maut.

Komitmen:
Harus bisa menyatakan dosa itu adalah dosa (Tidak kompromi).


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Derita dan aniaya bisa terjadi kepada orang beriman. Orang yang hidupnya selalu lancar seperti orang-orang Yahudi bukan berarti tidak ada dosanya. Orang berdosa akan dapat hukuman.

Janji Tuhan:
Sesudah kesusahan ada kelepasan bagi orang yang beriman kepada Yesus.

Komitmen:
Tetap setia kepada Yesus meskipun banyak tantangan.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Kata Yesus sangkamu ke 18 orang yang mati dekat kolam Siloam lebih besar dosanya daripada orang Yerusalem? Ini tegoran juga buat saya, supaya tidak menganggap orang lain lebih besar dosanya daripada saya dan menegor saya apakah tabiat saya sudah standar Kristus?

Komitmen:
Saya mau introspeksi diri saya apakah saya sudah hidup sebagaimana yang Yesus inginkan? Kiranya Tuhan menolong saya. Amin.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Pagi ini saya mendapat amaran untuk tidak mengambil "keuntungan" rohani karena orang lain melakukan kesalahan atau dosa. "Sangkamu orang Galilea lebih besar dosanya?" Tidak! Yesus dua kali mengingatkan, kecuali saya bertobat, nasib saya juga sama, akan binasa.

Komitmen:
Saya mau mengundang Roh Kudus untuk menuntun saya kepada pertobatan yang benar dan bebas dari salah sikap "merasa benar".

Minggu, 14 Oktober 2012

Orang kaya yang bodoh (Lukas 12:13-21)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
"Kaya dihadapan Allah" sudahkah saya memperkaya diri saya di hadapan Allah dengan selalu menuruti perintahNya? Sudahkah saya menggunakan harta yang Tuhan percayakan kepada saya benar-benar untuk kemuliaan  Tuhan? Jangan - jangan saya menggunakan hanya untuk diri saya sendiri.

Janji Tuhan:
Keselamatan jiwa dan kaya dihadapan  Allah.

Komitmen:
Lebih bijak mengelola semua yang saya punya.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Yang membedakan orang kaya yang bodoh dari orang kaya yang bijak ialah dalam hal mendahulukan Tuhan. Orang kaya yang bodoh menonjolkan "Aku"nya dan tamak.

Komitmen:
Menggutamakan Allah dan orang lain serta berusaha mengikis ketamakan dari hidupku.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Menyimpan harta di surga karena ngengat dan karat tidak ada disana. Dimana hartamu berada disitu juga hatimu berada.

Komitmen:
Berusaha untuk tidak silau dengan apapun didunia yang hanya sementara ini, dan selalu mengutamakan Allah menuju hidup kekal. Kiranya RohNya menyertaiku selalu.

 
Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Yesus mengingatkan saya dengan bahaya ketamakan yang bisa menggelapkan jiwa saya dan salah prioritas hidup.

Komitmen:
Saya mau meminta Roh Kudus menolong saya membersihkan hati saya dari sifat ini.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Kekayaan tidak menjamin hidup saya bahagia dan masuk surga, tetapi kaya  di hadapan Tuhan itulah yang menjamin saya hidup bahagia dan masuk surga.

Janji Tuhan:
Kaya dihadapan Tuhan akan bahagia dan masuk surga.

Komitmen:
Mereview tujuan hidup saya dan fokus kepada Yesus.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Yesus memberi amaran kepada saya supaya waspada terhadap semua ketamakan, karena satu-satunya harta yang dapat dibawa masuk ke negeri abadi itu adalah tabiat yang dibentuk serupa dengan Ilahi.

Komitmen:
Mengutamakan Allah daripada hal duniawi.


Tanda Yunus (lukas 11:29-36)

Pdt. H. SIbuea

Aplikasi:
Yunus dan Salomo sangat diagungkan di zamannya. Tetapi walaupun Yesus yang melebihi Yunus dan Salomo kurang diterima di zamanNya. Saya termasuk juga angkatan yang jahat kalau saya lebih meninggikan manusia daripada Yesus.

Komitmen:
Lebih mengutamakan Yesus dari segala sesuatu apapun di dunia ini, Karena Yesus adalah Allah dan manusia.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Mata:Terang. Terang harus diletakan di atas. Saya harus mengisi mata saya dengan hal-hal yang baik dan kebaikan itu harus diaplikasikan, tidak hanya sekedar diketahui. Pandangan mata harus terfokus pada Yesus.

Komitmen:
Isi pikiran dengan hal-hal positif dan buang pikiran yang negatif.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Terang yang ada padaku harus senantiasa bersinar agar kegelapan itu lenyap dari hidupku.

Janji Tuhan:
Yesus Terang dunia.

Komitmen:
Selalu bersinar


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Sebagian besar infromasi di dapat dari indra penglihatan yaitu melalui mata. Untuk itu apa yang dilihat dan dibaca dapat mempengaruhi kehidupan saya, termasuk kerohanian saya.

Janji Tuhan:
Menjadi Terang dalam hidup saya.

Komitmen:
Melihat dan membaca hal-hal yang baik dan berkenan bagi Tuhan untuk menguatkan dan menumbuhkan iman saya.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Cara saya menggunakan mata saya menentukan nasib kekekalan saya. Orang Farisi dan Ahli Taurat menggunakan matanya untuk memata-matai dan menuduh Yesus, bukan melihat keagungan tabiatNya.

Komitmen:
Saya mau memilih hanya hal-hal yang baik yang mendatangkan keselamatan, meminta Allah menolong saya mendisiplin mata dan fokus pada yang benar.


Bpk. L SIjabat

Aplikasi:
Orang banyak itu sudah sering melihat tanda dan mujizat yang dibuat oleh Yesus, tetapi mereka masih minta tanda lagi, artinya mereka tidak percaya kepada Yesus, maka Yesus menyebut mereka angkatan yang jahat. Jika saya masih meragukan perbuatan Yesus dalam hidup saya berarti saya orang banyak itu.

Komitmen:
Tidak meragukan Yesus dalam hidup saya.



Rabu, 10 Oktober 2012

Maria dan Marta (Lukas 10:38-42)

Ibu Tuti Ketaren

Aplikasi:
Terlalu sibuk melayani bukan yang terbaik, duduk dekat kaki Yesus dan mendengar firmanNya adalah pilihan terbaik, satu hal yang tidak dapat diambil orang dariku.

Janji Tuhan:
Firman Allah adalah pelita bagi kakiku.

Komitmen:
Bagi waktu untuk tetap melayani dan mendengar firmanNya.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Duduk dekat kaki Yesus dengar firmanNya adalah yang terpenting daripada duduk dekat TV, minuman, dll. Itu adalah pilihan. "Maria telah memilih bagian yang terbaik.." (Ayat 42).
Pilihan menentukan masa depan. Kadang saya sibuk seperti Marta lupa duduk dekat kaki Yesus.
 

Janji Tuhan:
Keselamatan bagi yang duduk dekat kaki Yesus.
 
Komitmen:
Duduk dekat kaki Yesus.

 
Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Seringkali saya sibuk mempersiapkan untuk pelayanan dan pada saat firman disampaikan, saya tetap sibuk sehingga tidak mendengarkan. Bagaimana mungkin saya bisa memberi makan jika saya belum makan? Bagaimana mungkin saya memberi kabar selamata jika saya sendiri belum selamat?

Komitmen:
Saya harus mendalami firman Tuhan lebih lagi, supaya bisa membagikan ke orang -orang.


Ibu Irish Pasaribu

Aplikasi:
Datang ke gereja hanya untuk bergosip daripada mendengar firman Tuhan.

Janji Tuhan:
Langit dan bumi akan lenyap, tetapi firman Tuhan kekal selamanya.

Komitmen:
Saya berusaha untuk mendengar firmanNya daripada berbicara hal yang tidak penting.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Martha orang baik dan suka melayani, tapi terjebak dalam "kesibukan pelayanan" lupa mengambil waktu terbaik untuk duduk di kaki Yesus mendengarkan firmanNya.

Komitmen:
Saya mau mengambil waktu untuk membangun hubungan dengan Yesus setiap hari.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Pelajaran bagi saya adalah jangan sampai saya sibuk menjalankan program di gereja tetapi kehilangan yang terbaik yaitu Yesus. 

Janji Tuhan:
Memberi bagian yang terbaik bagi saya.

Komitmen:
Fokus kepada Yesus.