Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Tubuh memang lemah dan cenderung berbuat dosa, tetapi Yesus berkata bahwa percaya terus dan berharap dan minta kekuatan padaNya.
Janji Tuhan:
Hidup kekal bagi yang bertahan dalam Yesus.
Komitmen:
Berharap terus dan minta kekuatan.
Sdri. Frida Hasibuan
Aplikasi:
Yesus tidak mempersoalkan besar kecilnya dosa. Ia inginkan pertobatan yang sungguh.
Janji Tuhan:
Yesus mau mengampuni dosaku.
Komitmen:
Bertobat dengan sungguh-sungguh.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Untuk menghindar kematian yang tidak wajar, pertobatan dibutuhkan. Yesus juga ingin saya bertobat.
Janji Tuhan:
Yang bertobat akan mendapat janji pengharapan hidup kekal.
Komitmen:
Bertobat dengan sungguh-sungguh dan tetap setia kepada Tuhan.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Dosa adalah dosa. Tidak ada dosa besar atau kecil. Upah dosa ialah maut.
Komitmen:
Harus bisa menyatakan dosa itu adalah dosa (Tidak kompromi).
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Derita dan aniaya bisa terjadi kepada orang beriman. Orang yang hidupnya selalu lancar seperti orang-orang Yahudi bukan berarti tidak ada dosanya. Orang berdosa akan dapat hukuman.
Janji Tuhan:
Sesudah kesusahan ada kelepasan bagi orang yang beriman kepada Yesus.
Komitmen:
Tetap setia kepada Yesus meskipun banyak tantangan.
Bpk. L. Sijabat
Aplikasi:
Kata Yesus sangkamu ke 18 orang yang mati dekat kolam Siloam lebih besar dosanya daripada orang Yerusalem? Ini tegoran juga buat saya, supaya tidak menganggap orang lain lebih besar dosanya daripada saya dan menegor saya apakah tabiat saya sudah standar Kristus?
Komitmen:
Saya mau introspeksi diri saya apakah saya sudah hidup sebagaimana yang Yesus inginkan? Kiranya Tuhan menolong saya. Amin.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Pagi ini saya mendapat amaran untuk tidak mengambil "keuntungan" rohani karena orang lain melakukan kesalahan atau dosa. "Sangkamu orang Galilea lebih besar dosanya?" Tidak! Yesus dua kali mengingatkan, kecuali saya bertobat, nasib saya juga sama, akan binasa.
Komitmen:
Saya mau mengundang Roh Kudus untuk menuntun saya kepada pertobatan yang benar dan bebas dari salah sikap "merasa benar".
Senin, 15 Oktober 2012
Minggu, 14 Oktober 2012
Orang kaya yang bodoh (Lukas 12:13-21)
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
"Kaya dihadapan Allah" sudahkah saya memperkaya diri saya di hadapan Allah dengan selalu menuruti perintahNya? Sudahkah saya menggunakan harta yang Tuhan percayakan kepada saya benar-benar untuk kemuliaan Tuhan? Jangan - jangan saya menggunakan hanya untuk diri saya sendiri.
Janji Tuhan:
Keselamatan jiwa dan kaya dihadapan Allah.
Komitmen:
Lebih bijak mengelola semua yang saya punya.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Yang membedakan orang kaya yang bodoh dari orang kaya yang bijak ialah dalam hal mendahulukan Tuhan. Orang kaya yang bodoh menonjolkan "Aku"nya dan tamak.
Komitmen:
Menggutamakan Allah dan orang lain serta berusaha mengikis ketamakan dari hidupku.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Menyimpan harta di surga karena ngengat dan karat tidak ada disana. Dimana hartamu berada disitu juga hatimu berada.
Komitmen:
Berusaha untuk tidak silau dengan apapun didunia yang hanya sementara ini, dan selalu mengutamakan Allah menuju hidup kekal. Kiranya RohNya menyertaiku selalu.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Yesus mengingatkan saya dengan bahaya ketamakan yang bisa menggelapkan jiwa saya dan salah prioritas hidup.
Komitmen:
Saya mau meminta Roh Kudus menolong saya membersihkan hati saya dari sifat ini.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Kekayaan tidak menjamin hidup saya bahagia dan masuk surga, tetapi kaya di hadapan Tuhan itulah yang menjamin saya hidup bahagia dan masuk surga.
Janji Tuhan:
Kaya dihadapan Tuhan akan bahagia dan masuk surga.
Komitmen:
Mereview tujuan hidup saya dan fokus kepada Yesus.
Bpk. L. Sijabat
Aplikasi:
Yesus memberi amaran kepada saya supaya waspada terhadap semua ketamakan, karena satu-satunya harta yang dapat dibawa masuk ke negeri abadi itu adalah tabiat yang dibentuk serupa dengan Ilahi.
Komitmen:
Mengutamakan Allah daripada hal duniawi.
Aplikasi:
"Kaya dihadapan Allah" sudahkah saya memperkaya diri saya di hadapan Allah dengan selalu menuruti perintahNya? Sudahkah saya menggunakan harta yang Tuhan percayakan kepada saya benar-benar untuk kemuliaan Tuhan? Jangan - jangan saya menggunakan hanya untuk diri saya sendiri.
Janji Tuhan:
Keselamatan jiwa dan kaya dihadapan Allah.
Komitmen:
Lebih bijak mengelola semua yang saya punya.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Yang membedakan orang kaya yang bodoh dari orang kaya yang bijak ialah dalam hal mendahulukan Tuhan. Orang kaya yang bodoh menonjolkan "Aku"nya dan tamak.
Komitmen:
Menggutamakan Allah dan orang lain serta berusaha mengikis ketamakan dari hidupku.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Menyimpan harta di surga karena ngengat dan karat tidak ada disana. Dimana hartamu berada disitu juga hatimu berada.
Komitmen:
Berusaha untuk tidak silau dengan apapun didunia yang hanya sementara ini, dan selalu mengutamakan Allah menuju hidup kekal. Kiranya RohNya menyertaiku selalu.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Yesus mengingatkan saya dengan bahaya ketamakan yang bisa menggelapkan jiwa saya dan salah prioritas hidup.
Komitmen:
Saya mau meminta Roh Kudus menolong saya membersihkan hati saya dari sifat ini.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Kekayaan tidak menjamin hidup saya bahagia dan masuk surga, tetapi kaya di hadapan Tuhan itulah yang menjamin saya hidup bahagia dan masuk surga.
Janji Tuhan:
Kaya dihadapan Tuhan akan bahagia dan masuk surga.
Komitmen:
Mereview tujuan hidup saya dan fokus kepada Yesus.
Bpk. L. Sijabat
Aplikasi:
Yesus memberi amaran kepada saya supaya waspada terhadap semua ketamakan, karena satu-satunya harta yang dapat dibawa masuk ke negeri abadi itu adalah tabiat yang dibentuk serupa dengan Ilahi.
Komitmen:
Mengutamakan Allah daripada hal duniawi.
Tanda Yunus (lukas 11:29-36)
Pdt. H. SIbuea
Aplikasi:
Yunus dan Salomo sangat diagungkan di zamannya. Tetapi walaupun Yesus yang melebihi Yunus dan Salomo kurang diterima di zamanNya. Saya termasuk juga angkatan yang jahat kalau saya lebih meninggikan manusia daripada Yesus.
Komitmen:
Lebih mengutamakan Yesus dari segala sesuatu apapun di dunia ini, Karena Yesus adalah Allah dan manusia.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Mata:Terang. Terang harus diletakan di atas. Saya harus mengisi mata saya dengan hal-hal yang baik dan kebaikan itu harus diaplikasikan, tidak hanya sekedar diketahui. Pandangan mata harus terfokus pada Yesus.
Komitmen:
Isi pikiran dengan hal-hal positif dan buang pikiran yang negatif.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Terang yang ada padaku harus senantiasa bersinar agar kegelapan itu lenyap dari hidupku.
Janji Tuhan:
Yesus Terang dunia.
Komitmen:
Selalu bersinar
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Sebagian besar infromasi di dapat dari indra penglihatan yaitu melalui mata. Untuk itu apa yang dilihat dan dibaca dapat mempengaruhi kehidupan saya, termasuk kerohanian saya.
Janji Tuhan:
Menjadi Terang dalam hidup saya.
Komitmen:
Melihat dan membaca hal-hal yang baik dan berkenan bagi Tuhan untuk menguatkan dan menumbuhkan iman saya.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Cara saya menggunakan mata saya menentukan nasib kekekalan saya. Orang Farisi dan Ahli Taurat menggunakan matanya untuk memata-matai dan menuduh Yesus, bukan melihat keagungan tabiatNya.
Komitmen:
Saya mau memilih hanya hal-hal yang baik yang mendatangkan keselamatan, meminta Allah menolong saya mendisiplin mata dan fokus pada yang benar.
Bpk. L SIjabat
Aplikasi:
Orang banyak itu sudah sering melihat tanda dan mujizat yang dibuat oleh Yesus, tetapi mereka masih minta tanda lagi, artinya mereka tidak percaya kepada Yesus, maka Yesus menyebut mereka angkatan yang jahat. Jika saya masih meragukan perbuatan Yesus dalam hidup saya berarti saya orang banyak itu.
Komitmen:
Tidak meragukan Yesus dalam hidup saya.
Aplikasi:
Yunus dan Salomo sangat diagungkan di zamannya. Tetapi walaupun Yesus yang melebihi Yunus dan Salomo kurang diterima di zamanNya. Saya termasuk juga angkatan yang jahat kalau saya lebih meninggikan manusia daripada Yesus.
Komitmen:
Lebih mengutamakan Yesus dari segala sesuatu apapun di dunia ini, Karena Yesus adalah Allah dan manusia.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Mata:Terang. Terang harus diletakan di atas. Saya harus mengisi mata saya dengan hal-hal yang baik dan kebaikan itu harus diaplikasikan, tidak hanya sekedar diketahui. Pandangan mata harus terfokus pada Yesus.
Komitmen:
Isi pikiran dengan hal-hal positif dan buang pikiran yang negatif.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Terang yang ada padaku harus senantiasa bersinar agar kegelapan itu lenyap dari hidupku.
Janji Tuhan:
Yesus Terang dunia.
Komitmen:
Selalu bersinar
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Sebagian besar infromasi di dapat dari indra penglihatan yaitu melalui mata. Untuk itu apa yang dilihat dan dibaca dapat mempengaruhi kehidupan saya, termasuk kerohanian saya.
Janji Tuhan:
Menjadi Terang dalam hidup saya.
Komitmen:
Melihat dan membaca hal-hal yang baik dan berkenan bagi Tuhan untuk menguatkan dan menumbuhkan iman saya.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Cara saya menggunakan mata saya menentukan nasib kekekalan saya. Orang Farisi dan Ahli Taurat menggunakan matanya untuk memata-matai dan menuduh Yesus, bukan melihat keagungan tabiatNya.
Komitmen:
Saya mau memilih hanya hal-hal yang baik yang mendatangkan keselamatan, meminta Allah menolong saya mendisiplin mata dan fokus pada yang benar.
Bpk. L SIjabat
Aplikasi:
Orang banyak itu sudah sering melihat tanda dan mujizat yang dibuat oleh Yesus, tetapi mereka masih minta tanda lagi, artinya mereka tidak percaya kepada Yesus, maka Yesus menyebut mereka angkatan yang jahat. Jika saya masih meragukan perbuatan Yesus dalam hidup saya berarti saya orang banyak itu.
Komitmen:
Tidak meragukan Yesus dalam hidup saya.
Rabu, 10 Oktober 2012
Maria dan Marta (Lukas 10:38-42)
Ibu Tuti Ketaren
Aplikasi:
Terlalu sibuk melayani bukan yang terbaik, duduk dekat kaki Yesus dan mendengar firmanNya adalah pilihan terbaik, satu hal yang tidak dapat diambil orang dariku.
Janji Tuhan:
Firman Allah adalah pelita bagi kakiku.
Komitmen:
Bagi waktu untuk tetap melayani dan mendengar firmanNya.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Duduk dekat kaki Yesus dengar firmanNya adalah yang terpenting daripada duduk dekat TV, minuman, dll. Itu adalah pilihan. "Maria telah memilih bagian yang terbaik.." (Ayat 42).
Pilihan menentukan masa depan. Kadang saya sibuk seperti Marta lupa duduk dekat kaki Yesus.
Janji Tuhan:
Keselamatan bagi yang duduk dekat kaki Yesus.
Komitmen:
Duduk dekat kaki Yesus.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Seringkali saya sibuk mempersiapkan untuk pelayanan dan pada saat firman disampaikan, saya tetap sibuk sehingga tidak mendengarkan. Bagaimana mungkin saya bisa memberi makan jika saya belum makan? Bagaimana mungkin saya memberi kabar selamata jika saya sendiri belum selamat?
Komitmen:
Saya harus mendalami firman Tuhan lebih lagi, supaya bisa membagikan ke orang -orang.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Datang ke gereja hanya untuk bergosip daripada mendengar firman Tuhan.
Janji Tuhan:
Langit dan bumi akan lenyap, tetapi firman Tuhan kekal selamanya.
Komitmen:
Saya berusaha untuk mendengar firmanNya daripada berbicara hal yang tidak penting.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Martha orang baik dan suka melayani, tapi terjebak dalam "kesibukan pelayanan" lupa mengambil waktu terbaik untuk duduk di kaki Yesus mendengarkan firmanNya.
Komitmen:
Saya mau mengambil waktu untuk membangun hubungan dengan Yesus setiap hari.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Pelajaran bagi saya adalah jangan sampai saya sibuk menjalankan program di gereja tetapi kehilangan yang terbaik yaitu Yesus.
Janji Tuhan:
Memberi bagian yang terbaik bagi saya.
Komitmen:
Fokus kepada Yesus.
Aplikasi:
Terlalu sibuk melayani bukan yang terbaik, duduk dekat kaki Yesus dan mendengar firmanNya adalah pilihan terbaik, satu hal yang tidak dapat diambil orang dariku.
Janji Tuhan:
Firman Allah adalah pelita bagi kakiku.
Komitmen:
Bagi waktu untuk tetap melayani dan mendengar firmanNya.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Duduk dekat kaki Yesus dengar firmanNya adalah yang terpenting daripada duduk dekat TV, minuman, dll. Itu adalah pilihan. "Maria telah memilih bagian yang terbaik.." (Ayat 42).
Pilihan menentukan masa depan. Kadang saya sibuk seperti Marta lupa duduk dekat kaki Yesus.
Janji Tuhan:
Keselamatan bagi yang duduk dekat kaki Yesus.
Komitmen:
Duduk dekat kaki Yesus.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Seringkali saya sibuk mempersiapkan untuk pelayanan dan pada saat firman disampaikan, saya tetap sibuk sehingga tidak mendengarkan. Bagaimana mungkin saya bisa memberi makan jika saya belum makan? Bagaimana mungkin saya memberi kabar selamata jika saya sendiri belum selamat?
Komitmen:
Saya harus mendalami firman Tuhan lebih lagi, supaya bisa membagikan ke orang -orang.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Datang ke gereja hanya untuk bergosip daripada mendengar firman Tuhan.
Janji Tuhan:
Langit dan bumi akan lenyap, tetapi firman Tuhan kekal selamanya.
Komitmen:
Saya berusaha untuk mendengar firmanNya daripada berbicara hal yang tidak penting.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Martha orang baik dan suka melayani, tapi terjebak dalam "kesibukan pelayanan" lupa mengambil waktu terbaik untuk duduk di kaki Yesus mendengarkan firmanNya.
Komitmen:
Saya mau mengambil waktu untuk membangun hubungan dengan Yesus setiap hari.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Pelajaran bagi saya adalah jangan sampai saya sibuk menjalankan program di gereja tetapi kehilangan yang terbaik yaitu Yesus.
Janji Tuhan:
Memberi bagian yang terbaik bagi saya.
Komitmen:
Fokus kepada Yesus.
Selasa, 09 Oktober 2012
Orang Samaria yang murah hati (Lukas 10:25-37)
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Pelajaran hari ini mengajarkan kepada saya, mengetahui kebenaran adalah baik dan penting, namun yang lebih baik dan penting adalah mengaplikasikan di dalam kehidupan. "pergi dan perbuatlah demikian."
Janji Tuhan:
Hidup yang kekal.
Komitmen:
Mengaplikasikan kebenaran yang saya ketahui dalam hidup saya hari demi hari. Amin.
Sdri. Iin Kalumbang
Aplikasi:
Yesus dicobai ahli Taurat dan menjawab tidak dengan pengetahuanNya, tetapi dengan yang di ketahui oleh ahli Taurat tersebut, Dan dengan perumpamaan, sehingga ahli Taurat tersebut mengambil kesimpulan sendiri sebagai jawaban.
Kadang saya suka sok tahu dan mengharapkan orang mengerti jawaban atau maksud dan tujuan dengan menggunakan bahasa saya tanpa memikirkan kesanggupan pola pikirnya. Yesus sangat sabar menjawab pertanyaan ahli Taurat walau Yesus tahu maksud dan tujuannya. Menjawab seperti Yesus bisa terhindar dari dosa atau kalimat yang bisa disalah artikan.
Komitmen:
Bijaksana dalam berkata-kata dan belajar rendah hati.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Orang Samaria menolong tidak setengah-setengah dan tidak merugikan orang lain. Biasanya saya menolong orang hanya berdasarkan apa yang ada pada saya bahkan kelebihan dari yang saya punya (Sisa).
Dalam menolong harus ada pengorbanan, bukan semata karena ada kelebihan.
Komitmen:
Berusaha untuk menolong dengna lebih maksimal lagi.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Orang Samaria itu telah berbuat yang terbaik kepada orang asing itu. Suatu perbuatan yang sangat luar biasa. Iman tanpa kasih adalah mati.
Komitmen:
Saya mau menolong orang yang perlu ditolong tanpa pamrih.
Ibu Tuti Ketaren
Aplikasi:
Sesama manusia, bukan hanya teman saya atau keluarga saya yang patut saya kasihi.
Janji Tuhan:
Yesus sangat mengasihiku.
Komitmen:
Saya mau tidak memilah orang yang akan saya tolong.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Siapakah yang seharusnya lebih baik:orang yang mengaku beragama atau tidak? Orang Samaria ini tidak mengaku beragama tetapi bebruat kasih kepada orang Yahudi yang beragama ketat. Apakah agamaku membuat saya lebih baik atau sama dengan orang Yahudi?
Jani Tuhan:
Ada upah bagi orang yang berbuat baik.
Komitmen:
Berbuat baik bagi semua orang apapun suku dan agamanya.
Sdri. Shifa
Aplikasi:
Tuhan mengajarkan kepada saya untuk menjadi orang yang berbelas kasihan kepada siapapun tanpa mengharapkan pamrih.
Komitmen:
Mau memaafkan orang yang sudah buat saya marah, lebih merendahkan diri dan mengasihi sesama terlebih Tuhan.
Aplikasi:
Pelajaran hari ini mengajarkan kepada saya, mengetahui kebenaran adalah baik dan penting, namun yang lebih baik dan penting adalah mengaplikasikan di dalam kehidupan. "pergi dan perbuatlah demikian."
Janji Tuhan:
Hidup yang kekal.
Komitmen:
Mengaplikasikan kebenaran yang saya ketahui dalam hidup saya hari demi hari. Amin.
Sdri. Iin Kalumbang
Aplikasi:
Yesus dicobai ahli Taurat dan menjawab tidak dengan pengetahuanNya, tetapi dengan yang di ketahui oleh ahli Taurat tersebut, Dan dengan perumpamaan, sehingga ahli Taurat tersebut mengambil kesimpulan sendiri sebagai jawaban.
Kadang saya suka sok tahu dan mengharapkan orang mengerti jawaban atau maksud dan tujuan dengan menggunakan bahasa saya tanpa memikirkan kesanggupan pola pikirnya. Yesus sangat sabar menjawab pertanyaan ahli Taurat walau Yesus tahu maksud dan tujuannya. Menjawab seperti Yesus bisa terhindar dari dosa atau kalimat yang bisa disalah artikan.
Komitmen:
Bijaksana dalam berkata-kata dan belajar rendah hati.
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Orang Samaria menolong tidak setengah-setengah dan tidak merugikan orang lain. Biasanya saya menolong orang hanya berdasarkan apa yang ada pada saya bahkan kelebihan dari yang saya punya (Sisa).
Dalam menolong harus ada pengorbanan, bukan semata karena ada kelebihan.
Komitmen:
Berusaha untuk menolong dengna lebih maksimal lagi.
Ibu Irish Pasaribu
Aplikasi:
Orang Samaria itu telah berbuat yang terbaik kepada orang asing itu. Suatu perbuatan yang sangat luar biasa. Iman tanpa kasih adalah mati.
Komitmen:
Saya mau menolong orang yang perlu ditolong tanpa pamrih.
Ibu Tuti Ketaren
Aplikasi:
Sesama manusia, bukan hanya teman saya atau keluarga saya yang patut saya kasihi.
Janji Tuhan:
Yesus sangat mengasihiku.
Komitmen:
Saya mau tidak memilah orang yang akan saya tolong.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Siapakah yang seharusnya lebih baik:orang yang mengaku beragama atau tidak? Orang Samaria ini tidak mengaku beragama tetapi bebruat kasih kepada orang Yahudi yang beragama ketat. Apakah agamaku membuat saya lebih baik atau sama dengan orang Yahudi?
Jani Tuhan:
Ada upah bagi orang yang berbuat baik.
Komitmen:
Berbuat baik bagi semua orang apapun suku dan agamanya.
Sdri. Shifa
Aplikasi:
Tuhan mengajarkan kepada saya untuk menjadi orang yang berbelas kasihan kepada siapapun tanpa mengharapkan pamrih.
Komitmen:
Mau memaafkan orang yang sudah buat saya marah, lebih merendahkan diri dan mengasihi sesama terlebih Tuhan.
Senin, 08 Oktober 2012
Kembalinya ketujuh puluh murid & Ucapan syukur dan bahagia (Lukas 10:17-24)
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Sering saya merasa bangga karena Tuhan izinkan mujizat terjadi dalam pelayanan saya dan sebaliknya, merasa gagal ketika mujizat itu tidak diizinkan terjadi. Tujuan dari penginjilan adalah supaya saya masuk ke dalam kerajaan surga. KArena di surga tidak ada orang yang tidak punya jiwa misionaris.
Janji Tuhan:
Kepada saya di beri kuasa.
Komitmen:
Harus rendah hati dalam melayani.
Ibu Tuti Ketaren
Aplikasi:
Yesus memberikan kuasa kepada saya untuk menaklukan si jahat, kepada orang bijak dan pintar semua tersembunyi, namun kepada saya yang hina ini Yesus menyatakan semua rahasia keselamatan.
Janji Tuhan:
Yesus mendaftarkan nama saya di surga.
Komitmen:
Saya mau selalu bersukacita dalam memberitakan keselamatan kepada orang lain.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
70 Murid melapor bagaimana mujizat itu mereka lakukan demi nama Yesus. Yesus mengingatkan jangan bergembira karena mujizat itu tetapi karena terdaftar di surga.
Apakah nama saya terdaftar di surga?
Janji Tuhan:
Bersukacita yang namanya terdaftar di surga.
Komitmen:
Saya akan mendoakan agar nama saya, keluaraga, saudara, teman terdaftar dalam kerajaan surga serta melakukan tugas dalam nama Yesus.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Sukacita melayani karena namanya terdaftar di surga.
Janji Tuhan:
Allah melengkapi dan Allah memberi surga bagi yang melayani.
Komitmen:
Dengan pertolongan Allah, saya mau melayaniNya dengan sungguh-sungguh.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Sukacita terbesar bukanlah karena bisa usir setan atau melakukan mujizat melainkan karena namaku tertulis di surga.
Janji Tuhan:
Namaku akan tertulis di surga.
Komitmen:
Berdoa sepanjang minggu ini agar Tuhan memberi kuasa bagi saya untuk digunakan ketika mengabarkan Injil.
Aplikasi:
Sering saya merasa bangga karena Tuhan izinkan mujizat terjadi dalam pelayanan saya dan sebaliknya, merasa gagal ketika mujizat itu tidak diizinkan terjadi. Tujuan dari penginjilan adalah supaya saya masuk ke dalam kerajaan surga. KArena di surga tidak ada orang yang tidak punya jiwa misionaris.
Janji Tuhan:
Kepada saya di beri kuasa.
Komitmen:
Harus rendah hati dalam melayani.
Ibu Tuti Ketaren
Aplikasi:
Yesus memberikan kuasa kepada saya untuk menaklukan si jahat, kepada orang bijak dan pintar semua tersembunyi, namun kepada saya yang hina ini Yesus menyatakan semua rahasia keselamatan.
Janji Tuhan:
Yesus mendaftarkan nama saya di surga.
Komitmen:
Saya mau selalu bersukacita dalam memberitakan keselamatan kepada orang lain.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
70 Murid melapor bagaimana mujizat itu mereka lakukan demi nama Yesus. Yesus mengingatkan jangan bergembira karena mujizat itu tetapi karena terdaftar di surga.
Apakah nama saya terdaftar di surga?
Janji Tuhan:
Bersukacita yang namanya terdaftar di surga.
Komitmen:
Saya akan mendoakan agar nama saya, keluaraga, saudara, teman terdaftar dalam kerajaan surga serta melakukan tugas dalam nama Yesus.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Sukacita melayani karena namanya terdaftar di surga.
Janji Tuhan:
Allah melengkapi dan Allah memberi surga bagi yang melayani.
Komitmen:
Dengan pertolongan Allah, saya mau melayaniNya dengan sungguh-sungguh.
Pdt. H. Sibuea
Aplikasi:
Sukacita terbesar bukanlah karena bisa usir setan atau melakukan mujizat melainkan karena namaku tertulis di surga.
Janji Tuhan:
Namaku akan tertulis di surga.
Komitmen:
Berdoa sepanjang minggu ini agar Tuhan memberi kuasa bagi saya untuk digunakan ketika mengabarkan Injil.
Minggu, 07 Oktober 2012
Yesus mengutus tujuh puluh murid (Lukas 10:1-12)
Sdri. Arini Pasaribu
Aplikasi:
Anak domba ke tengah-tengah srigala: tidak berdaya dan sudah pasti jadi santapan. Saya justru sibuk mempersiapkan ini itu sebelum pergi melayani dan menyebabkan saya jadi kurang bergantung kepada Tuhan. Dan akhirnya kepergian itu terus tertunda hingga sekarang.
Janji Tuhan:
Yesus memberi kuasa kepada setiap orang yang diutusNya.
Komitmen:
Harus lebih mengandalkan Tuhan.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Ysus mengutus 70 murid-muridNya. Ia juga ingin mengutus saya.
Janji Tuhan:
Kerajaan surga sudah dekat.
Komitmen:
Hari ini saya mau terlibat dalam penginjilan perorangan.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Yesus mengutus 70 muridNya untuk memberitakan "kerajaan Allah sudah dekat." Yang menjadi pertanyaan apakah saya diutus Tuhan? Kemana Tuhan mengutus saya? Lalu siapa partner saya?
Janji Tuhan:
Yesus menyertai saya.
Komitmen:
Saya harus menyadari bahwa saya sedang diutus Tuhan dan melakukan misi yang Tuhan berikan kepada saya.
Tolong saya Tuhan untuk menjalankan misi tersebut. Amin.
Aplikasi:
Anak domba ke tengah-tengah srigala: tidak berdaya dan sudah pasti jadi santapan. Saya justru sibuk mempersiapkan ini itu sebelum pergi melayani dan menyebabkan saya jadi kurang bergantung kepada Tuhan. Dan akhirnya kepergian itu terus tertunda hingga sekarang.
Janji Tuhan:
Yesus memberi kuasa kepada setiap orang yang diutusNya.
Komitmen:
Harus lebih mengandalkan Tuhan.
Bpk. Bunawi Sulaiman
Aplikasi:
Ysus mengutus 70 murid-muridNya. Ia juga ingin mengutus saya.
Janji Tuhan:
Kerajaan surga sudah dekat.
Komitmen:
Hari ini saya mau terlibat dalam penginjilan perorangan.
Bpk. Anthonius Darma
Aplikasi:
Yesus mengutus 70 muridNya untuk memberitakan "kerajaan Allah sudah dekat." Yang menjadi pertanyaan apakah saya diutus Tuhan? Kemana Tuhan mengutus saya? Lalu siapa partner saya?
Janji Tuhan:
Yesus menyertai saya.
Komitmen:
Saya harus menyadari bahwa saya sedang diutus Tuhan dan melakukan misi yang Tuhan berikan kepada saya.
Tolong saya Tuhan untuk menjalankan misi tersebut. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)