Rabu, 08 Agustus 2012

Tentang membayar pajak kepada Kaisar (Matius 22:15-22)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Walau Yesus sudah tahu orang-orang itu berencana jahat tetapi Yesus tetap menjelaskan dengan baik dan bijaksana. Pastilah Yesus tetap menginginkan keselamatan orang tersebut.

Komitmen:
Kapa orang-orang yang ingin atau telah menjatuhkan saya, saya mau mendoakan untuk keselamatan orang-orang tersebut.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Yesus mengajarkan kepada saya untuk menuruti pemerintah dan Allah. Artinya sepanjang peratruan pemerintah tidak bertentangan dengan Allah.

Janji Tuhan:
Didalam Tuhan ada jawaban.

Komitmen:
Menuruti Tuhan dan juga pemerintah sejauh itu tidak bertentangan dengan Tuhan.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Orang Farisi ingin tahu urusan Yesus. Meskipun demikian Yesus tetap menjawab dengan baik. Saya mau seperti Yesus untuk menjawab orang dengan baik walaupun itu hanya jebakan belaka.

Komitmen:
Menjadikan Yesus teladan hidupku. Memperlakukan orang dengan apa yang wajar baginya.
Semoga Yesus menolong saya.


Ibu Tuti Ketaren

Aplikasi:
Yesus orang yang jujur, tidak takut pada siapapun dan tidak pernah cari muka, ini ucapan orang-orang Herodian, namun mereka mengatakannya untuk mengangkat kemudian menjatuhkan Yesus. Apakah saya orang Herodian itu?

Janji Tuhan:
Dia melihat isi hati.

Komitmen:
Saya mau seperti Yesus, mengatakan kebenaran yang tidak bisa disanggah, namun tetap dengan kasih.


Perumpamaan tentang perjamuan kawin (Matius 22:1-14)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Tuhan menerima saya apa adanya, tetapi tidak mau saya seadanya. Tuhan ingin saya mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menyongsong pengantin dengan pakaian pesta.

Komitmen:
Setiap hari saya harus selalu menjadi, manusia baru, menjalankan semua komitmen untuk menuju karakter seperti Yesus.

 
Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Tamu yang diundang tidak mengindahkannya, ada yang pergi ke ladang dan ada yang mengurus bisnisnya. Ini peringatan bagi saya untuk tidak meremehkan undangan kedatangan Yesus ke dunia  ke dua kalinya.

Komitmen:
Saya mau selalu menjadi kesadaran akan undangan yang paling penting yang Allah berikan kepada saya secara pribadi untuk menyambut kedatanganNya.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Pakaian pesta = tabiat Yesus.
Tidak memakai pakaian pesta tidak diperkenankan ikut dalam perjamuan. Orang yang tidak mempunyai tabiat seperti Yesus tidak akan masuk perjamuan anak raja. Satu-satunya harta yang dapat dibawa untuk masuk dalam kerajaan surga adalah tabiat yang dibentuk serupa dengan tabiat Yesus.

Komitmen:
Dengan kuasa Roh Kudus, saya mau belajar mengasihi semua orang.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Adakah saya sudah mengundang orang-orang untuk datang ke perjamuan itu?

Janji Tuhan:
Setiap orang yang diundang asal menggunakan pakaian pesta.

Komitmen:
Ya Tuhan beri hamba kekuatan untuk mengundang orang lain ke pestaMu. Amin


Selasa, 07 Agustus 2012

Perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur (Matius 21:33-46)

Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Buah Kerajaan = buah Roh. Apakah saya sudah menghidupkan itu didalam kehidupan saya?

Janji Tuhan:
Kerajaan surga bagi orang - orang yang menghidupkan buah Roh.

Komitmen:
Meminta Tuhan untuk memampukan saya menghidupkan buah Roh didalam kehidupan saya. Amin.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Penggarap-penggarap itu ialah imam-imam kepala dan orang Farisi (45)dan kebun anggur itu ialah umat Tuhan yang pemiliknya ialah Allah sendiri. Allah akan mengamankan kebun anggurNya (43).

Komitmen:
Saya tidak mau bermain-main dengan kebun anggur Tuhan (Gereja) sebab Tuhan selalu memeliharanya.


Bpk. Batara Hariandja

Aplikasi:
Kerajaan surga akan diambil dari saya, kalau saya tidak menghasilkan buah.

Komitmen:
Biarlah saya menjadi penggarap yang mendengarkan perintah Pemilik kebun anggur, anak dari Pemilik kebun, serta hamba-hambaNya.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Saya menyadari kebenaran - kebenaran firman Allah yang diberikan kepada saya, belum dilipatgandakan hasilnya.

Janji Tuhan:
Ia akan memberikan Roh KudusNya untuk memberikan kekuatan kepada saya untuk menghasilkan buah bagi Allah.

Komitmen:
saya mau menyerahkan diri saya hari ini untuk digunakan Allah menggarap kebun anggurNya.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Imam, Farisi dan tua-tua Yahudi mengerti benar akan perumpamaan itu namun menolak kebenaran, lebih takut kepada manusia daripada Allah. Kadang saya seperti mereka, demi kawan, keluarga, pekerjaan dan lain-lain, saya mengabaikan firman Tuhan.

Komitmen:
Memohon pada Tuhan agar saya dijadikan kuat, taat setia padaNya.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Apa tujuan saya mengikut Tuhan? Apa hanya untuk keuntungan diri sendiri saja? Sehingga sering kali melakukan kecurangan-kecurangan. 
Tuhan menginginkan saya untuk berbuah, menjadi berkat untuk orang lain.

Komitmen:
Saya mau menjadi pelayan Tuhan yang berbuah, menjadi berkat untuk orang lain.

Perumpamaan tentang dua orang anak (Matius 21:28-32)

Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Saya melihat bahwa yang terpenting bukan pengakuan kata-kata melainkan kelakuan perbuatan.

Janji Tuhan:
Surga bagi saya jika melakukan kehendak Allah.

Komitmen:
Setia melakukan kehendak Allah.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Apakah respon saya pada saat mendengar firman Tuhan? Melihat kebenaran itu nyata?

Janji Tuhan:
Orang percaya dan melakukan kehendak Tuhan akan masuk surga.

Komitmen:
Percaya kepada Tuhan dan melakukan kehendakNya.


Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Anak yang kedua tentulah merenungkan apa yang diperintahkan sehingga dia berubah pikiran. Bukan bagaimana jawaban saya ketika mendengar khotbah, tetapi bagaimana perenungan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan saya.

Komitmen:
Setiap waktu senggang,  saya rindu untuk selalu merenungkan firman Tuhan.

Senin, 06 Agustus 2012

Pertanyaan mengenai kuasa Yesus (Matius 21:23-27)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Imam-imam takut kepada orang banyak bukan kepada Tuhan. Apa yang menjadi landasan saya datang ke gereja dan melakukan pelayanan? Apakah supaya dilihat orang banyak? Supaya disukai? Supaya dipuji? Atau bahkan untuk mendapat keuntungan pribadi? Sehingga saya rela melanggar perintah Tuhan demi "semua senang"?

Komitmen:
Saya harus lebih fokus kepada Yesus, bukan apa kata manusia.


Ibu Tuti Ketaren

Aplikasi:
Para Imam bertanya bukan karena tidak tahu, tapi untuk mencari-cari kesalahan karena mereka tidak memiliki kuasa seperti Yesus. Iri hati bisa merusak hati nurani saya untuk melihat kebenaran Yesus.

Janji Tuhan:
Kuasa Yesus dari surga bukan dari manusia.

Komitmen:
Lebih sering meditasi Alkitab supaya mengerti setiap firmanNya sehingga tidak mudah digoyahkan oleh pembicaraan orang.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Imam-imam dan tua - tua bertanya kepada Yesus bukan untuk mencari kebenaran tetapi kesalahan Yesus. Apakah saya belajar firman Tuhan untuk mencari kebenaran atau justru mencari ayat untuk menyalahkan orang lain?

Janji Tuhan:
Yesus akan mengajar saya tentang kebenaran yang sejati.

Komitmen:
Meminta Yesus mengajarkan kebenaran kepada saya dan menuntun untuk mengaplikasikannya dalam hidup saya. Amin.


Sdr. Grady Simanjuntak

Aplikasi:
Sama seperti Imam-imam, saya lebih sering berfokus pada tindakan-tindakan Yesus dan mempertanyakan serta tidak jarang meragukan kuasaNya. Tetapi jawaban Yesus sungguh menempelak bagi mereka yang hanya mempertanyakan kuasaNya. Yesus tidak akan menjawabnya.

Komitmen:
Fokus kepada Yesusnya, tidak pada tindakan apa yang akan Dia lakukan bagi saya, karena pasti Dia akan memberikan yang terbaik bagi umat-umatNya.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Imam-imam Kepala dan tua-tua Yahudi menanyakan sumber kuasa Yesus ketika mereka melihat Bait Allah disucikan dan pohon ara dikutuk. Bagi saya tidak perlu ragu kuasa Yesus. Dia berkuasa menyucikan Bait diriku dan mengutuk pohon hidup yang tidak berbuah.

Janji Tuhan:
Kuasa bagi yang percaya.

Komitmen:
Tetap mengandalkan kuasa Yesus.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Yesus tahu pertanyaan imam-imam dan tua-tua tidak tulus dan untuk menjebak. Menariknya Yesus menjawab dengan tenang, sabar dan sangat cerdas., tetapi respek dan rendah hati.

Janji Tuhan:
Allah akan memberikan hikmat untuk saya dapat jawab bila iman saya dipertanyakan.

Komitmen:
Saya ingin meniru cara Yesus merespon orang-orang yang tidak menyukaiNya.


Bpk. Batara Hariandja

Aplikasi:
Imam mempertanyakan Yesus untuk mengajar, karena Dia orang awam, walaupun Dia berbicara tentang kebenaran.

Janji Tuhan:
Allah tidak pernah melarang orang awam untuk menyampaikan kebenaran.

Komitmen:
Saya tidak akan memandang latar belakang orang ketika membicarakan kebenaran, saya akan mendengarkan. Saya siap beritakan kebenaran ketika diminta.

Minggu, 05 Agustus 2012

Yesus mengutuk pohon ara (Matius 21:18-22)

Bpk. L. Sijabat

Aplikasi:
Pada waktu Yesus datang melawat saya, adakah buah kebenaran didapatipada saya? Hanya ada pada Yesus yang akan menolong saya untuk menghasilkan buah.

Janji Tuhan:
Yesus pengharapan satu-satunya.

Komitmen:
Hari ini saya mau peduli atau berbagi pada seseorang.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Pohon ara dikutuk karena tidak berbuah. Apakah kehidupan saya sudah berbuah? Bila Yesus datang ke dua kali nanti, adakah Dia mendapati saya berbuah? Apakah kutuk atau berkat yang saya terima?

Janji Tuhan:
Percaya dan berdoa kepadaNya membuat segala sesuatu mungkin.

Komitmen:
Ya Tuhan berikanlah hamba jiwa untuk hamba bawa kepadaMu pada tahun ini. Amin.


Sdri. Frida Hasibuan

Aplikasi:
Sudah banyak perbuatan ajaib yang Yesus lakukan didepan murid-murid, tapi murid-murid masih tetap terkejut dan heran. Sebagai pengikut Yesus, saya sering berkata dalam hati "Bagaimana mungkin?". Kebimbangan masih ada meskipun sudah berdoa pada Yesus.

Janji Tuhan:
Minta dalam doa penuh percaya, akan menerima.

Komitmen:
Menghilangkan kebimbangan dan keragu-raguan.


Ibu Tuti Ketaren

Aplikasi:
Mujizat terjadi oleh karena percaya kepada Yesus, jangan bimbang.


Janji Tuhan:
Apa saja yang saya minta dalam doa dengan pecaya, akan saya terima.

Komitmen:
Saya percaya dan sudah menerimanya bahkan lebih cepat dari yang saya kira, terpujilah Dia, saya akan terus percaya hanya kepadaNya.
Membuang keraguan yang sering mengganggu, membuka mata hati untuk melihat rencanaNya.


Sdr. Halomoan Hutagalung

Aplikasi:
Saya belajar bahwa dengan iman dan kepercayaan kepada Allah tidak ada yang mustahil untuk saya lakukan asal itu semua untuk kebenaran. Dan apa yang saya minta dalam doa yang tekun pasti saya akan menerimanya.

Komitmen:
Saya akan lebih banyak berdoa dalam segala hal dan lebih menekuni iman saya kepada Yesus.


Bpk. Bunawi Sulaiman

Aplikasi:
Pohon ara berdaun lebat tapi tidak berbuah. Ini menggambarkan suatau bentuk kesalehan luar biasa dibanggakan, tetapi kehilangan semangat aslinya. Orang Yahudi terjebak ini. Saya takut, saya juga terjebak ini.

Janji Tuhan:
Kalau carang menempel ke pokok, pasti berbuah.

Komitmen:
Saya mau memiliki hubungan intim dengan Yesus setiap saat.


Rabu, 01 Agustus 2012

Yesus menyucikan Bait Allah (Matius 21:12-17)

Sdri. Arini Pasaribu

Aplikasi:
Kemarahan Yesus sangat profesional. Yesus marah hanya kepada orang-orang yang bersalah, tapi tetap menolong. Sering dalam kemarahan saya, orang yang tidak salah dapat efek tidak menyenangkan dari saya. Dan sering perikop ini dijadikan alasan "Yesus saja bisa marah, apalagi saya."

Komitmen:
Bukan sekedar marah, tapi harus tepat sasaran untuk jadi lebih baik. Kalau tidak, lebih baik berdiam diri.


Bpk. Anthonius Darma

Aplikasi:
Setelah Yesus mengusir para pedagang barulah banyak orang-orang yang sakit datang kepadaNya di dalam bait Allah. Hidup saya harus dibersihkan lebih dahulu, supaya banyak orang akan datang kepada Yesus melalui kehidupan saya.

Janji Tuhan:
Yesus bersedia untuk membersihkan hidup saya.

Komitmen:
Mengundang Yesus untuk mengubah saya. Amin.


Bpk. L. Sijabat

Aplikasi;
Orang buta, timpang dan anak-anak datang ke Bait Allah untuk disembuhkan dan menaikkan pujian bagi Allah. Sementara Orang Farisi dan ahli Taurat menjadikannya sarang penyamun..
Saya ingin seperti orang buta dan anak-anak itu datang kepada Yesus untuk dipulihkan dari buta rohani dan memuliakan Yesus dalam hidup saya.

Janji Tuhan:
Dalam Yesus ada kuasa untuk menjadikan hidup baru.


Pdt. H. Sibuea

Aplikasi:
Yesus tidak suka kalau rumah doa disalah gunakan. Betapa sering saya tidak sadar bahwa saya telah menyalahgunakan rumah Tuhan (Gereja).

Janji Tuhan:
Memberkati orang yang meninggikan namaNya.

Komitmen:
Berlaku hormat terhadap rumah Allah. Ya Yesus, kasihanilah aku. Hosana..!